Warung Sosis "Pakde"
Anak muda di era yang serba maju ini, biasanya lebih memilih untuk pergi ke tempat-tempat "nongkrong" zaman sekarang seperti Seven eleven, Lawson, atau mungkin kedai kopi ternama seperti Starbucks, J.co, atau Bengawan Solo Coffee. Kebanyakan pemuda atau pemudi terkadang merasa gengsi untuk jajan di pinggir jalan dan sekedar "kongkow" disana. Padahal, terkadang tempat-tempat yang berada di pinggiran jalan terkadang juga memiliki cita rasa yang sangat enak, bahkan lebih enak daripada makanan atau minuman yang disajikan oleh convenience store.
Berdasarkan pendapat Akmal (warga sekitar pamulang) yang masih berusia 21 tahun, dia lebih suka untuk "nongkrong" di pinggir jalan ketimbang di kedai kopi yang terbilang cukup mahal. "Saya lebih suka kalau makan itu di tempat yang terjangkau, dan enak." tuturnya.
Sementara itu, di sekitar Pamulang tepatnya di jalan benda barat 11 (dekat masjid at-taqwa 4) pada jam 19.00 - 22.00 terdapat tempat yang sangat sederhana. Hanya beralaskan kursi kayu kecil dengan tinggi kira-kira hanya 15cm, Kalian para pemuda pemudi bisa merasakan suguhan unik dari warung yang diberi nama "sosis pakde" begitulah kurang lebih warga sekitar memanggil tempat ini.
Kisaran harga yang ditawarkan yaitu hanya Rp 500 - 1.500 saja. Warung kecil ini hanya bermodalkan bekas rak TV yang diatasnya di sediakan kompor gas, dan beberapa toples untuk penyimpanan. Makanan yang dijual diantaranya : Sosis Krispy, Otak-otak Krispy, dan Bakso Krispy. Semuanya dibalut dengan kulit tepung yang renyah, dan saus mayonaise dan saus sambal. Meskipun sederhana makanan dan tempatnya, tapi soal rasa sosis pakde ini memiliki cita rasa yang lebih enak dari sosis yang dijual di kedai kopi.
Kesederhanaan yang ada di "sosis pakde" ini, merupakan cerminan bahwa tidak selamanya yang mewah atau mahal itu selalu lebih enak dari yang lebih murah. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi nya, terkadang yang mahal belum tentu enak kan? Jadi, jangan takut apalagi malu untuk "nongkrong" di pinggir jalan ya!
